Jokowi meminta para pendukungnya mengajak orang sebanyak-banyaknya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019. “Kita ajak handai tolan, keluarga, tetangga sekampung di Yogya, untuk berbondong-bondong datang ke TPS tanggal 17 April 2019. Siap? Siap,” ujar Jokowi.
Jokowi juga mengajak para pendukungnya untuk berani melawan hoaks, kabar-kabar fitnah, dan berita bohong yang semakin banyak tersebar sebelum 17 April 2019. “Sekarang tidak hanya di media sosial, tapi hoaks juga dari pintu ke pintu, sudah merusak dan ingin memecah belah negara ini,” kata Jokowi.
Sejumlah hoaks tersebut antara lain mengabarkan bila Jokowi-Ma’ruf Amin menang, maka pendidikan agama akan dihapuskan. Selain itu, ada hoaks menyebutkan bila Jokowi-Ma’ruf menang, maka azan akan dilarang.
“Hati-hati kabar-kabar seperti ini, ini cara-cara berpolitik yang tidak beretika dan bertata krama. Oleh sebab itu saya ajak kita bersatu, rukun, membangun negara ini, sanggup? Sanggup? Acungkan jempol, acungkan jempol,” kata Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengampanyekan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi anak-anak usia sekolah agar dapat kuliah di universitas.