Jogja International Jazz Camp 2021 di ISI Hadirkan Empat Pengajar dari Luar Negeri

Ainun Najib
Jogja International Jazz Camp 2021 akan menghadirkan pengajar musik dari luar negeri. (Foto : Ist)

BANTUL, iNews.id- ISI Yogyakarta bekerjasama dengan Panitia JogJac 2021 menggelar Jogja International Jazz Camp 2021. Event yang mengemban misi edukasi ini secara khusus mengundang empat pengajar jazz dari luar negeri.

Acara ini akan menjadi sarana pendidikan musik yang dilaksanakan secara intensif dengan instrumen beragam. "Ini menjadi momen yang penting bagi kami. Di masa sulit ini kami bisa bekerjasama menggelar acara ini,"  kata Pembantu Dekan 1 Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta, M Heni Winahyuningsih di kampus ISI, Rabu (24/11/2021).

Heni menjelaskan, kegiatan semacam ini sebagai bentuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Di mana dosen dan mahasiswa diberi kesempatan seluas-luasnya untuk berkreasi di luar kelas. 

"Bagi kami kegiatan ini sangat penting. Jalinan sepert ini sangat berguna bagi anak-anak kami. Program ini juga sesuai dengan mata pelajaran di ISI tentang musik jazz.Beberapa mata kuliah juga ada teori harnomi combo class," ujar Ketua Program Studi D4 Penyajian Musik, FSP ISI Yogyakarta, Josias Tuwondai Andriaan.

Event ini mengundang semua pecinta jazz di tanah air untuk bergabung dalam Jogja International Jazz Camp 2021, yang diadakan pada 26-28 November 2021 di Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta. 

Jazz Camp 2021 menawarkan 28 jam edukasi jazz intensif, combo class, masterclass dan resital selama 3 hari. Acara ini akan menjadi sarana pendidikan musik yang dilaksanakan secara intensif dengan instrumen yang beragam. 

Para pengajar jazz yang akan memberikan materi dalam Jogjac 2021 antara lain, Mike Del Ferro dari Belanda untuk kelas piano, Olaf Keus dari Belanda untuk kelas drum, Kuba Skowronski dari Poland untuk kelas saxophone, piano & combo dan Nita Aartsen dari Indonesia  untuk kelas vokal dan piano.

"Jogja International Jazz Camp 2021 diselenggarakan sebagai kelanjutan dari  Bali International Jazz Camp yang diadakan pada tahun 2020," kata Nita Aartsen yang juga Program Director dan Event Director Jogja International Jazz Camp 202.

Nita menyebut  ISI Yogyakarta dipilih sebagai tempat penyelenggarakan Jazz Camp karena dipandang memiliki sarana yang lengkap, iklim bermusik yang mendukung  sebagian tempat tertemunya calon musisi muda yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Event ini bertujuan untuk mendekatkan mahasiswa musik ISI Yogyakarta dan masyarakat secara umum dengan pakar dan praktisi dalam dunia industri musik jazz," ujarnya.

Selama 3 hari para peserta akan mendapatkan materi mengenai pengetahuan tentang jazz yaitu; sejarah, rhythm, harmoni, dan teknik musik jazz. Resital showcase akan mengakhiri  Jogja International Jazz Camp 2021 yang dilaksanakan pada tanggal 28 November 2021, di Auditorium Musik, Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Undip Gelar Demo di Depan DPRD Jateng, Suarakan Sejumlah Tuntutan

57 tahun lalu

Mahasiswa Demo di DPRD Jabar, Protes Kenaikan Harga Pertamax dan Pelemahan Rupiah

57 tahun lalu

Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal