Jengkel Sering Diejek, Pemuda Autis Lulusan SLB di Sleman Bunuh Anak Tetangga

erfan erlin
Polisi menangkap pemuda diduga autis yang membunuh anak tetangga di Sleman karena emosi sering diejek. (Foto: MPI)

SLEMAN, iNews.id – Seorang pemuda autis di Kabupaten Sleman, berinisial GCP (19) tega membunuh bocah yang masih tetangga rumahnya berinisial MA (9). Aksi itu dilakukan GCP karena diduga jengkel lantaran sering diejek korban.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Mashuri menuturkan korban awalnya ditemukan tenggelam di sebuah kolam oleh keluarganya di kolam Dusun Blekik, Sardonoharjo. "Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/2/2024) lalu," ujar dia.

Saat itu, korban pamit untuk pergi bermain keluar menggunakan sepeda onthel. Namun korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Hal ini lantas membuat khawatir keluarganya. Ibu dan kakak korban lantas memutuskan untuk mencarinya.

Keduanya kemudian keliling desa mencari keberadaan korban. Kemudian saat melintasi sekitar kolam sumber air di Dusun Blekik, Sardonoharjo, mereka bertemu dengan seorang tetangga yang tengah berteriak histeris. 

Kala itu ada saksi yang berteriak sembari menyebut nama MA. Setelah itu, kakak korban mendekati saksi dan mendapati korban (MA) sudah terapung di kolam sumber mata air tersebut. Sang kakak langsung memberikan pertolongan pertama termasuk bantuan pernapasan kepada korban. 

Nahas nyawa MA tidak tertolong. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian dirujuk kembali ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Mahasiswa Jepara Ditemukan Tewas Dalam Mobil di Sleman, Sudah Sebulan Terparkir

57 tahun lalu

Pria di Sleman jadi Tersangka usai Kejar Jambret hingga Tewas, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Terbongkar! Sindikat Love Scamming Internasional Beroperasi di Sleman, 6 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Kronologi 2 Orang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang saat Makan dalam Becak di Sleman

57 tahun lalu

Kereta Api Tabrak Mobil dan Motor Tewaskan 3 Orang di Sleman, KAI Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal