Jenderal Kopassus asal Piyungan Bantul ini Doanya Terkabul usai Pertanyakan Keberadaan Tuhan

Riezky Maulana
Mantan Danjen Kopassus Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo alias Subagyo HS. (Foto: Dok Okezone)

Namun karena keberatan itu Bagyo lantas mendaftar Akmil. Dia juga mendaftar AAU. Hebatnya, dia lolos di kedua akademi tersebut. Kebimbangan pun menyelimuti, harus memilih mana. Pria yang dijuluki Bima ini lantas meminta saran seseorang yang memiliki kemampuan lebih soal agama. 

Apa jawabnya? Bagyo disarankan salat Istikarah atau salat meminta petunjuk. Dari situ, dia lantas memantapkan tekad untuk masuk Angkatan Darat. Lulus dari Akabri 1970, dia memulai pengabdian sebagai prajurit TNI AD. 

Bagyo digembleng sebagai serdadu infanteri di Korps Baret Merah. Kariernya terus meroket. Sinar terang perjalanan Subagyo juga mengantarkannya sebagai Danjen Kopassus (1994-1995). Hanya setahun menjabat orang nomor satu di pasukan elite itu, dia dipromosikan sebagai Pangdam IV/Diponegoro (1995-1997).

Pada pertengahan Juni 1997 dia dipercaya sebagai wakil KSAD. Subagyo mencapai puncak karier di kemiliteran pada 16 Februari 1998. Bima dari Piyungan ini dilantik Presiden Soeharto sebagai KSAD periode 1998-1999. Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto mengingat Subagyo sebagai sosok panutan. 

Banyak hal dipelajarinya antara lain sifatnya yang ramah, jiwa loyal, dan setia serta selalu membela anak buah. Untuk diketahui, semasa Bagyo menjabat Danjen Kopassus, Prabowo adalah wakilnya. 

“Saya kira tidak keliru kalau orang-orang memberi julukan beliau sebagai Bima. Mungkin tampangnya garang dengan kumis lebat, tapi beliau selalu senyum bahkan ramah dan selalu penuh humor,” kata Prabowo dalam buku biografinya. Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto’.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Bagong, Sapi 1,1 Ton Milik Warga Grobogan Terpilih Jadi Hewan Kurban Prabowo

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal