“Jalurnya kan di atas lebih cepat karena kalau di bawah butuh waktu pengeringan fondasi yang lama,” katanya.
Sejumlah warga terdampak jalur kereta untuk sementara menempati rumah khusus yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum di Kaligintung Temon. Setidaknya ada 10 kepala keluarga bersama denga warga terdampak pembangunan bandara lainnya.
Sebelum menempati rusus tersebut warga menggelar tahlil dan doa bersama. Doa bersama ini juga diikuti dari Balai Perkeretaapian, perwakilan pelaksana pekerjaan Istaka Catur Mina KSO dan warga sekitar. Harapannya mereka bisa nyaman untuk tinggal sementara sambil menunggu proses pembangunan rumah mereka.
“Selama mereka membangun rumah, mereka tinggal di rumah khusus ini untuk sementara waktu,” kata Pelaksana Lurah Kaligintung, Prayoga.