“Kita akan surati tim, saat ini sedang diproses oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang,” kata Sutedjo.
Lurah Kalidengan, Kapanewon Temon, Sunardi mengaku di wilayahnya ada sekitar 100 bidang lahan yang terkena proyek jalur kereta bandara. Lahan yang sudah dibebaskan juga belum mencapai separuhnya. Sedangkan sisanya juga belum ada kepastian kapan akan dibayarkan.
“Baro separuhnya, tetapi kayaknya belum ada yang dibayar,” kata dia.
Diakuinya permasalahan lambatnya pembayaran sempat menuai permasalahan. Saat itu ada 38 warga yang menyurati tim agar segera dibayarkan, hingga akhirnya ada sistem sewa atas lahan yang akan dikerjakan oleh rekanan.
“Sewanya berapa sampai kapan kita tidak tahu. Itu urusan pemilik tanah” katanya.
Sementara itu tim pengadaan lahan belum bisa dikonfirmasi. Mereka masih melakukan penyelesaian pengadaan lahan di Kendal, Jawa Tengah.