Ini Penjelasan KSAD soal Pembentukan Kodam di Setiap Provinsi

erfan erlin
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman angkat bicara soal kritikan pembentukan Kodam baru. (Foto : iNews.id/erfan erlin)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman angkat bicara soal kritikan pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di setiap provinsi. Jenderal Dudung mengatakan penambahan Kodam itu awalnya dari Menteri Pertahanan (Menhan). Menhan menyampaikan kepada KSAD, saat ini perlu dibuat Kodam karena polisi sudah lebih dahulu melakukan perubahan.

"Dulu ada tipe A, tipe B, tipe C. Tipe itu kolonel, tipe B Brigjen Tipe A itu Mayjen," kata dia di UAD Yogyakarta, Senin (22/5/2023).

Dia menyebut saat ini di kepolisian di setiap provinsi sudah dipimpin oleh bintang 2, sementara Angkatan Darat masih kolonel yaitu Danremnya. Dan saat ini di setiap provinsi ada Kodamnya dan tidak semuanya dipimpin Pangdam.

Dia mencontohkan seperti di lampung. Di mana lampung itu provinsi dan kapoldanya bintang 2 sementara Danremnya baru bintang 1. Di sisi lain, pembentukan Kodam itu perlu karena tuntutan jamannya seperti sekarang ini sudah begitu kompleks permasalahan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

57 tahun lalu

Dramatis! Evakuasi Korban Banjir Tapsel, 2 Prajurit Kodam I/BB Sempat Hanyut Terseret Arus

57 tahun lalu

Sosok Mayjen Bangun Nawoko Pangdam XIV/Hasanuddin, Prajurit Kostrad Lulusan Akmil 1992

57 tahun lalu

Pangdam XIV/Hasanuddin Resmi Berganti, Mayjen Bangun Nawoko Gantikan Mayjen Windiyatno

57 tahun lalu

Panglima TNI dan Menhan Pantau Langsung Latihan Super Garuda Shield 2025 di Baturaja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal