Industri Batik di Kulonprogo Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19

Budi Utomo
Perajin batik di Kulonprogo mulai menerima permintaan dari konsumen. (Foto iNews/Budi Utomo).

"Bulan kedua melalui jalur online ada peningkatan 30 persen, sekarang sudah 80 persen sudah pulih setelah pandemi," ucap dia.

Sementara itu, konsumen Shinta Melodia mengaku tahu Sembung Batik dari media sosial. Sehingga dia bersama rekannya berkunjung ke tempat pembuatan batik milik Bayu Permadi.

"Di sini kita tahu dari Instagram, desain lucu-lucu. Dan ternyata nggak nyangka bisa datang langsung dan melihat prosesnya," ucap Shinta.

Shinta membeli batik untuk dipakai dan bukan dijual kembali. Harga batik yang dijual Bayu Permadi juga terjangkau.

"Kalau saya dipakai sendiri karena suka batik juga, tujuan ke sini untuk beli sih," kata dia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dukung Rumah Kreatif Cahayo Laut, PT Nusa Wana Raya Beri Bantuan Alat Membatik

57 tahun lalu

Keren, Pemuda Anak Buruh Harian Lepas asal Purwakarta Dinobatkan Jadi Putra Batik Indonesia 2023

57 tahun lalu

KUR BRI dan Perjuangan Nur Kholis Selamatkan Tradisi 

57 tahun lalu

Batik Karya Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Laris Diburu Konsumen

57 tahun lalu

Energi Matahari Jadikan Batik Makin Lestari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal