Industri Batik di Kulonprogo Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19

Budi Utomo
Perajin batik di Kulonprogo mulai menerima permintaan dari konsumen. (Foto iNews/Budi Utomo).

KULONPROGO, iNews.id - Hari Batik Nasional jatuh pada hari ini Jumat 2 Oktober 2020. Penetapan tersebut dilakukan UNESCO karena batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya.

Kini ekonomi industri perajin batik tradisional di Dusun Sembungan, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta mulai menggeliat di tengah pandemi Covid-19. Mereka mulai merasakan permintaan batik naik hingga 80 persen.

Pemilik Sembung Batik, Bayu Permadi mengatakan saat pandemi Covid-19 sempat mengalami penurunan pendapatan. Bahkan dalam seminggu tidak ada penjualan batik.

"Sempat merumahkan karyawan selama 2 minggu pas PSBB di Jogja," kata Bayu di Kulonprogo, Sabtu (26/9/2020).

Memasuki April dan Mei 2020, kata Bayu melakukan penjualan batik melalui online. Hasilnya batik mulai terjual banyak dan pendapatan meningkat.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dukung Rumah Kreatif Cahayo Laut, PT Nusa Wana Raya Beri Bantuan Alat Membatik

57 tahun lalu

Keren, Pemuda Anak Buruh Harian Lepas asal Purwakarta Dinobatkan Jadi Putra Batik Indonesia 2023

57 tahun lalu

KUR BRI dan Perjuangan Nur Kholis Selamatkan Tradisi 

57 tahun lalu

Batik Karya Terpidana Mati Kasus Narkoba Mary Jane Laris Diburu Konsumen

57 tahun lalu

Energi Matahari Jadikan Batik Makin Lestari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal