Diketahui, musibah ini terjadi pada Selasa lalu. Saat itu, perahu Dinda Bestasri ditumpangi oleh tiga orang. Selain korban Deni Setiawan dan ayahnya Pujiono, nelayan bernama Gusaji (50), warga Malang, Jawa Timur, juga ikut menaiki perahu itu.
Saat menangkap ikan dengan jaring, perahu ini dihantam gelombang besar tiga kali hingga akhirnya terbalik. Akibatnya ketiga penumpang kapal terapung di lautan lepas.
Gusaji selamat setelah berenang ke tepian. Sementara Pujiono berusaha menolong anaknya Deni yang sama-sama terapung. Namun, gelombang besar datang menyapu kedua korban sehingga keduanya tenggelam.
“Kami masih lakukan pencarian terhadap korban ketiga, Pujiono, nelayan setempat yang juga tenggelam. Pujiono merupakan ayah kandung dari Deni,” kata Humas Kantor SAR Yogyakarta, Pipit Eriyanto.