Harga Tiket Masuk Bukit Bintang, Cukup Bayar Parkir Saja

erfan erlin
Salah satu sudut di Bukit Bintang di Piyungan Bantul yang berbatasan dengan Patuk, Gunungkidul. (foto: MPI/Erfan erlin)

Awal mulanya di Bukit Hargodumilah ini hanya ada bangunan yang berfungsi sebagai tempat istirahat orang yang melintas. Bangunan dari beton yang memanjang ini berdiri pada tahun 2004. 

Lalu pada tahun 2006 terjadi bencana Gempa Bantul yang merusak permukiman penduduk. Penduduk yang terdampak bencana gempa mendirikan bangunan di atas bukit ini. 

Semakin hari semakin banyak bangunan yang berdiri. Warga mulai membuka usaha di antaranya mendirikan warung/kedai kopi di tempat ini. Semula bukit yang sepi ini kini berubah menjadi tempat wisata malam yang ramai. 

Tokoh masyarakat di Bukit Bintang, Aris Sariyanto (63) mengatakan, keberadaan bukit Bintang kini menjadi sumber utama mata pencaharian warga Dusun Tambalan. Perekonomian warga ditopang oleh bisnis di Bulit Bintang ini.

Kendati demikian, dia mengakui untuk harga kuliner yang ditawarkan memang sedikit lebih mahal ketimbang tempat lain. Karena menurutnya karakter Bukit Bintang memang berbeda dengan tempat wisata lain. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Tempat Nongkrong di Dago, Nomor 5 Disuguhi Panorama Perbukitan

57 tahun lalu

Kecelakaan di Gunungkidul, Yaris Adu Banteng dengan Avanza, 4 Luka-Luka

57 tahun lalu

Viral Dirlantas Polda DIY Tegur Pelaksana Proyek Jalan Jogja-Wonosari Macet 15 Km

57 tahun lalu

Jalan Jogja-Wonosari Buka Tutup Selama Perbaikan, Wisatawan ke Gunungkidul Menurun

57 tahun lalu

Lahan Sultan Ground Seluas 1,5 Hektare di Bantul Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal