Selain memantau harga, TPID DIY juga mengontrol ketersedian sembako di wilayah Yogyakarta. Mereka mengatakan ketersediaan bahan pokok seperti bawang, capai, beras, minyak goreng, dan daging ayam mencukupi jelang libur natal dan tahun baru.
Tri Saktiyana mengatakan TPID DIY sudah melakukan komunikasi dengan Bulog. Mereka menjamin ketersediaan barang-barang khususnya beras. Setidaknya ada 40 ribu ton yang cukup untuk kebutuhan beras di lima kabupaten dalam empat bulan ke depan.
Dia meminta masyarakat untuk cerdas dalam membeli sembako sesuai kebutuhan untuk menjaga harga. “Masyarakat harus cerdas karena stok kita cukup melimpah,” katanya.
Sementara itu Supervisor Marketing PT Vinoli, Sugino mengaku kenaikan minyak goreng mulai terjadi sejak bulan November. Sebelumnya harganya sekitar Rp8.900 sampai Rp10 ribu per liter.
Saat ini menurutnya harga minyak goreng mencapai Rp11 ribu per liter baik jenis curah ataup kemasan. Dia memastikan persediaan minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Yogyakarta. “Kita ada 140 kiloliter, cukup untuk memenuhi kebutuhan,” ucapnya
Hari ini merupakan hari ketiga pemantauan yang dilakukan oleh TPID DIY setelah dilaksanakan di Gunungkidul dan Kota Yogyakarta. Pasokan beras dari Kutoarjo, Kulonprogo, dan Bantul dinilai masih lancar.