Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran 1.100 Meter

Kuntadi
Warga dari komunitas siaga Merapi menggunakan alat radio komunikasi memantau puncak Gunung Merapi dari pos pantau Klangon, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (19/2/2019). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tetap merekomendasikan agar kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Radius 3 km dari puncak agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.

Masyarakat yang tinggal di Kawasan Risiko Bencana (KRB) III mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas Merapi akan segara ditinjau kembali.

Selain itu, masyarakat diminta agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. Kemudian, tetap ikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Korban Tewas Banjir Lahar Merapi di Magelang Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal