Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran 1.100 Meter
YOGYAKARTA, iNews.id – Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1.100 meter, pukul 11.24 WIB, Senin (25/2/2019). Selain itu, gunung di ketinggian 2.968 mdpl di Jawa Tengah (Jateng) itu mengalami sembilan kali gempa guguran pada periode pukul 06.00-12.00 WIB.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam akun resmi Twitter menyebutkan, awan panas guguran itu terjadi selama 110 detik dan mengarah ke Kali Gendol. Namun, awan panas tidak teramati dari CCTV karena cuaca berkabut.
Sementara berdasarkan data seismik Gunung Merapi periode pukul 06.00-12.00 WIB, gempa guguran yang terekam sembilan kali berdurasi 17-81 detik.
Awanpanas guguran dan guguran lava berpotensi menimbulkan hujan abu. BPPTKG mengingatkan warga Merapi tetap tenang serta selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
Hingga kini, status Gunung Merapi masih di Level II atau Waspada. Sebelumnya pada Minggu (24/2/2019), elalui rekaman seismograf, Merapi tercatata mengalami 19 kali gempa guguran, 5 kali gempa embusan, 3 kali gempa low frequency, 4 kali gempa fase banyak, 2 kali gempa vulkanik dangkal, dan 1 kali gempa tektonik jauh.