Secara administrasi, Gunung Merapi berada di 4 Kabupaten, yakni lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, DIY. sisi barat masuk Kabupaten Magelang, sisi utara dan timur Kabupaten Boyolali dan sisi tenggara masuk Kabupaten Klaten.
Sejak tahun 1548, Gunung Merapi telah meletus sebanyak 68 kali. Pada tahun 1872, Merapi mengalami letusan yang berlangsung selama 120 jam tanpa henti. Letusan Merapi dengan korban jiwa terbanyak terjadi pada tahun 1930. Saat itu letusan Merapi menewaskan 1.367 penduduk.
Pada 2010 lalu, Gunung Merapi meletus. Tercatat 353 orang meninggal termasuk sang juru kunci Mbah Maridjan. Hingga kini, Merapi tak pernah ingkar janji dan masih mengeluarkan awan panas disertai luncuran lava pijar meski dalam radius kecil.
Gunung berapi paling aktif di Indonesia berikutnya ada Gunung Semeru. Gunung paling tinggi di Pulau Jawa ini berlokasi di Malang dan Lumajang, Jawa Timur dan terkenal dengan Puncak Mahameru.
Pada 2021 lalu, Semeru mengalami letusan dan menyebabkan 14 orang meninggal dunia.