Gunakan AstraZeneca, 10.000 Pedagang Pasar di Sleman Divaksin Covid-19

Priyo Setyawan
Pedagang Pasar Sleman mengikuti vaksin Covid-19 di GOR Pangukan, Sleman. (Foto: MNC Portal/Priyo Setyawan)

Berbeda dengan vaksin Sinovac, untuk tahap kedua akan dilakukan dengan jeda 12 minggu. Kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) bisa muncul setelah 3 hari. Seperti panas, pusing, mual dan diare. Namun keduanya sama-sama halal dan aman.

“Sleman memiliki 60.000 AstraZeneca, rinciannya 10.000 untuk pedagang pasar, 10.000 petugas publik, 10.000 sektor pariwisata dan 20.000-30.000 untuk lansia,” ujarnya. 

Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sleman, Haris Murtapa menambahkan dari 14 ribu pedagang tradisional di Sleman, yang mendaftar vaksin 10 ribu. Selebihnya seperti pedagang yang masuk kategori lansia sudah divaksin di tempat lain. Vaksinasi ini juga sudah dilaksanakan di Pasar Gentan dan Pasar sambilegi.  

“Bagi pedagang yang belum mendaftar vaksin, karena terkendala teknis, akan dibantu petugas di masing-masing pasar. Jumlah pasar tradisional di Sleman ada 42,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Penyebab Carok Sesama Pedagang Pasar Karangploso Malang, Diduga Motif Dendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal