Gerakan Kawulo Ngayogyakarta Peduli Bangsa, Tolak Kedatangan Habib Rizieq Shihab

Priyo Setyawan
Gerakan Kawulo Ngayogyakarta Peduli Bangsa menggelar aksi damai menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Priyo Santoso)

Selama ini  toleransi masyarakat Yogyakarta memang luar biasa dan tidak pernah menolak orang luar datang. Namun, pendatang juga harus memberikan apresiasi kepada warga kota ini. Sebagai kota yang sarat dengan karakter akademik, alangkah ideal jika bertukar gagasan lewat diskusi daripada menggelar demo besar-besaran.

“Jangan artikan keramahan itu sebagai opo-opo gelem (apa-apa mau),” katanya.

Koordinator lapangan aksi, Waljito mengatakan, aksi ini merupakan gerakan moral sebagai respon atas rencana mobilisasi massa ke Yogyakarta di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan itu beresiko memunculkan klaster baru. Untuk itulah dia meminta kalangan elite agar bisa menahan diri.

“Kami tidak mau Yogyakarta dijadikan panggung konsep revolusi akhlak. Sebab, warga Yogya akhlaknya sudah baik,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Malioboro Diserbu Wisatawan Pascalebaran, Polisi Tiadakan Jam Bebas Kendaraan

57 tahun lalu

Mahasiswa se-Jogja Demo di Malioboro, Tuntut Oknum Brimob Aniaya Pelajar Dihukum Berat

57 tahun lalu

Viral Pedagang Sate di Malioboro Berguling Histeris saat Razia Satpol PP

57 tahun lalu

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Car Free Night di Malioboro Jelang Tahun Baru

57 tahun lalu

Malioboro Jogja Diserbu Ribuan Wisatawan meski Diguyur Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal