Gawat, Ruang Isolasi Kritikal di Sleman Tinggal 1 Bed

Priyo Setyawan
Ilustrasi virus corona. (Foto: Ist)


 
Penambahan bed kritikal hanya mungkin dilakukan di RSA UGM. Dari kapasitas 40 ruangan isolasi yang dioperaisonalkan baru 23 ruangan.  Selain  itu juga di RSUP Sardjito dan RSUD Sleman.  Hanya saja, mereka terkendala keterbatasan SDM tenaga medis yang terlatih. Penanganan pasien juga butuh dokter spesialis. 
 
“Untuk kebutuhan ruang kritikal, membutuhkan  12 tenaga medis yang terlatih. Mereka dibagi tiga shif,  per shif  tiga orang dan yang tiga orang harus istirahat,” katanya. 

Untuk ketersesiaan bed isolasi di Rusunawa Gemawang  sudah penuh. Sedangkan di Asrama Haji dari 60 bed, sudah terisi 57 tersisa tiga bed. Selter UII dari 72 bed tingga tersisa 23 bed atau sudah terisi 50% lebih.  Sebagai  solusinya untuk Asrama Haji, akan berkoordinasi dengan BNPB untuk memanfaatkan gedung atas Asrama Haji untuk tempat isolasi.

“Gedung itu bisa menampung 100 bed,” terangnya.

Kasus Covid-19 di Sleman hingga Jumat (18/6/2021) pukul 16.30 WIB, terkonfirmasi  18.965 kasus. Rinciannya dirawat 2.723 kasus, sembuh  15.702 kasus dan meninggal 540 kasus.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Kelompok Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan yang Viral di Medsos

57 tahun lalu

Viral Video Ritual Zikir di Candi Siwa Prambanan, Pengelola TWC Minta Maaf

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal