Gara-Gara Larangan Mudik Kru Angkutan di Brebes Terancam Dirumahkan

Yunibar
Seorang kru angkutan di Kabupaten Brebes saat membersihkan armada bus. Foto: iNews/Yunibar.

BREBES, iNews.id - Gara-gara larangan mudik, pengusaha transportasi di Kabupaten Brebes resah. Kru angkutan terancam dirumahkan.

“Kami berharap pemerintah memberi kelonggaran agar diperbolehkan mudik Lebaran. Sudah lebih dari satu tahun karena pandemi Covid-19, usaha transportasi terpuruk,” kata Muhadi Setiabudi, pengusaha bus antar kota dan antar privinsi (AKAP) di Kabupaten Brebes, Jumat (9/4/2021).

Berdasarkan pengalaman tahun lalu yang juga melarang mudik, pihaknya telah memberhentikan ratusan karyawan dan awak bus yang bekerja. Padahal mereka tengah membutuhkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran. 

Jika pemerintah ngotot melarang mudik, dipastikan perekonomian menjadi semakin terpuruk. Saat waktu normal, armada bus bisa beroperasi hingga 90 persen. 

“Namun karena pandemi, hanya sekitar 20 persen armada yang bisa beroprasi. Itu hanya cukup untuk memenuhi biaya operasional dan gaji para pekerja,” jelasnya. 

Mudik Lebaran sudah menjadi tradisi, dimana warga perantauan pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Proses Evakuasi KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes 6-7 Jam

57 tahun lalu

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes, 13 Perjalanan Kereta Dialihkan ke Jalur Utara

57 tahun lalu

KAI Kerahkan 10 Bus Angkut Penumpang KA Bangunkarta Anjlok di Brebes

57 tahun lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Brebes, Akses Pejagan–Prupuk Menuju Purwokerto Ditutup

57 tahun lalu

2 Pria Hilang sejak Lebaran Ditemukan Tewas di Atap Masjid di Brebes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal