Faktor Alam, Kabut Tebal Selimuti Wilayah DIY saat Pagi Hari

Kuntadi
Kabut asap selimuti wilayah DIY selama 2 hari terakhir. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

SLEMAN, iNews.id - Selama dua hari terakhir, kabut tebal menyelimuti wilayah DI Yogyakarta dan sebagian daerah di Jawa Tengah (Jateng). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan kabut tebal muncul karena faktor alam.

"Bukan hujan abu, tapi udara kabut," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Etik Setyaningrum, di Yogyakarta, DIY, Rabu (14/8/2019).

Kondisi ini menjadikan pandangan mata terbatas hanya beberapa meter saja. Kabut radiasi, terbentuk pada malam hari saat terjadi pendinginan di permukaan bumi. Hal ini dikarenakan terjadi proses pelepasan radiasi gelombang panjang ke atmosfer.

Biasanya kondisi ini terjadi saat cuaca cerah. Suhu udara yang dingin menyebabkan uap air di atasnya mengalami pendinginan di bawah titik beku, sehingga membentuk kabut pada malam hingga pagi hari.

"Kabut radiasi ini akan hilang seiring pemanasan permukaan bumi bersumber dari penyinaran matahari," ujar Etik.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.163 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng, BMKG Imbau Warga Waspada

57 tahun lalu

Update Gempa M 4,7 Guncang Padang Sumbar, Getaran Dirasakan Kuat 8 Daerah

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Sigi Sulteng, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,9 Guncang Gayo Lues Aceh, Titik Pusat di Darat

57 tahun lalu

BMKG: 804 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng Dipicu Aktivitas Sesar Sausu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal