Sleman Masih Level 4, Sekda Menduga Dua Hal Ini Penyebabnya

Priyo Setyawan
Petugas sedang melaksanakan swab PCR kepada santri dan pengasuh Ponpes Bina Cendekia, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Jumat (27/8/2021). Sleman masih harus menerapkan PPKM level 4. (Foto : Ist)

Masih tingginya angka kematian pasien Covid-19 disebabkan saat masuk perawatan sudah dalam kondisi berat dan mempunyai penyakit penyerta. Sehingga penanganannya menjadi terlambat, sebab dari sisi medis dan peralatannya sudah sesuai standar.

“Karena itu, mengimbau warga yang positif  meski tanpa gejala, melakukan isolasi di selter tidak isoman di rumah. Sehingga segera dapat ditangani secepatnya,” harapnya.

Kasus Covid-19 di Sleman hingga Selasa (31/8/2021) pukul 19.15 WIB,  terkonfirmasi 41.638 kasus. Dirawat 4035 kasus, isolasi mandiri 49 kasus, isolasi terpusat 250 kasus, sembuh 35.786 kasus dan meninggal 1817 kasus.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

57 tahun lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Bantul DIY

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini di Gunungkidul DIY, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Gunungkidul, Cek Kekuatan Magnitudonya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal