Sementara itu, Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo menjelaskan, polisi masih menyelidiki kasus temuan mayat mahasiswa asal Timor Leste tersebut. Saat ini telah ada sembilan saksi yang diperiksa untuk pengungkapan kasus. Bahkan hasilnya penyelidikan sementara, telah mengarah pada keterlibatan beberapa orang.
“Doakan saja secepatnya segera terungkap. Jika ada saksi yang mengetahui detail kejadian ini, bisa datang memberikan informasi kepada kami,” ucapnya.
Hasil identifikasi memastikan, jasad pria yang ditemukan dalam jurang di Hutan Cemoro Sewu, Magetan, merupakan Joao Bosco Baptista (21), mahasiswa asal Timor Leste yang sedang menempuh pendidikan perkuliahan di salah satu kampus yang ada di DIY. Identifikasi ini berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari menggunakan finger print yang dicocokkan dengan paspor milik korban.
Pemeriksaan gigi juga sesuai dengan umur dan RAS. Bahkan ciri fisik ada titik hitam di tangan juga ditemukan. Termasuk pakaian terakhir yag dipakai korban saat diculik.
“Hasil pemriksaan primer dan sekunder dipastikan korban merupakan mahasiswa yang dimaksud,” kata Kasubid Dokpol Bidokkes Polda DIY Kompol Aji Kadarmo.