Dua Klaster Covid-19 Muncul di Bantul

Trisna Purwoko
Ilustrasi Covid-19. (Fto: Ist)

Sementara itu, Lurah Sriharjo, Titik Istiwiyatun mengatakan, pada tahap awal ada dua karyawan pabrik yang positif. Pada tahap kedua ada belasan yang ikut terpapar. Mereka sebagian meruoakan warga Sriharjo dan dari Selopamioro. 

“Saya kira tidak perlu ditutup. Karyawan di sana sudah berjanji akan patuhi protokol kesehatan,” katanya. 

Alasan untuk tidak menutupnya karena semua karyawan pabrik wig yang positif sudah dibawa ke shelter untuk penanganannya. Sehingga mereka aman dari penyebaran kasus covid-19. Untuk pabriknya sendiri sudah ada sterilisasi seluruh kawasan dan ruangan. 

Di pabrik tersebut ada 136 karyawan yang bekerja dan mereka berasal dari seputaran Imogiri. Tak hanya itu, karyawan-karyawan pabrik tersebut juga banyak berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Dinas Kesehatan Gunungkidul mengungkapkan ada delapan orang karyawan pabrik wig terpapar.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rumah Tempat Hajatan Pernikahan di Jember Terbakar, Api Diduga akibat Kebocoran Gas

57 tahun lalu

Preman Penganiaya Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Ditangkap, Begini Tampangnya

57 tahun lalu

Tragedi Pesta Nikah di Purwakarta, Tuan Rumah Tewas Dianiaya Preman gegara Miras

57 tahun lalu

Pemilik Pabrik Beras di Serang Ditangkap, Oplos Beras Sisa Hajatan

57 tahun lalu

Dipicu Masalah Sepele, 2 Pria Bertetangga di Bangkalan Duel Gunakan Sajam di Hajatan Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal