Dosen UNISA Yogyakarta Sebut Hamil di Luar Nikah Jadi Pemicu Tingginya Pernikahan Dini

Kuntadi
Ilustrasi Pernikahan Anak

Selain itu juga perlunya penguatan fungsi keluarga, dengan memperbanyak interaksi. Suasana yang hangat di dalam keluarga dan menjadikan keluarga sebagai tempat yang nyaman untuk pulang bagi anak-anak. 

“Keluarga memiliki fungsi melindungi dan afeksi, tidak memandang status keluarga yang utuh ataupun broken. Faktor lingkungan sosial juga berpengaruh,” katanya. 

Upaya pencegahan pernikahan dini juga perlu melibatkan lintas sektoral, dari petugas kesehatan, KUA hingga sekolah. Mereka harus bisa memberikan edukasi agar tidak terjadi pergaulan bebas. 

Tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam merangkul untuk mengedukasi bahaya pergaulan bebas dan upaya pencegahan bersama.  

“Kerja sama dari semua pihak dan elemen masyarakat, sangat diperlukan untuk menurunkan kasus. Pernikahan usia dini akan manjadi fenomena gunung es yang tak berkesudahan dan akan selalu saling menyalahkan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pelajar Hamil di Labusel Akhiri Hidup, Kakak dan Pacar Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Pelajar di Labusel Ditemukan Tewas Dalam Rumah Diduga Depresi karena Hamil

57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Pemalang Nikahi Teman Kelas, Begini Kata Pihak Sekolah

57 tahun lalu

Miris, Gadis 16 Tahun di Aceh Buang Bayi, Melahirkan Sendiri Belajar dari YouTube

57 tahun lalu

161 Anak di Bojonegoro Menikah Dini, 85 di Antaranya Hamil Lebih Dulu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal