Diwarnai Adu Mulut, 6 Kios Pedagang Depan Stasiun Wates Dibongkar Satpol PP

Kuntadi
Petugas Satpol PP dan pendamping pedagang berdebat sebelum lapan PKL dibongkar. (Foto: kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id - Enam kios pedagang kaki lima (PKL) yang ada di selatan Stasiun Wates, Kulonprogo dibongkar petugas Satpol PP. Meski sempat diwarnai protes pedagang dan pendamping dari LBH Yogyakarta, namun bejalan dengan damai. 

Sebelum dibongkar, petugas Satpol PP membacakan surat perintah penertiban dengan mendasarkan pada surat peringatan ketiga (SP 3). Namun hal ini ditolak pedagang dan tim pendamping. Perdebatan sempat mewarnai ini, meski akhirnya pedagang merelakan lapak dagangan dibangun sejak 2014 dibongkar. 

“Pembongkaran ini mendadak. Padahal lahan ini milik Pakualaman dan kami sedang negosiasi ke sana,” kata Mujino, salah satu pedagang. 

Selama ini pedagang tidak pernah mendapatkan surat peringatan, tahu-tahu sudah SP3. Padahal saat audiensi ke Wakil Bupati beberapa waktu lalu, ada ruang untuk mediasi.
   
Pedagang yang lain, Kelik Haryana menambahkan PT KAI pernah memberikan janji kepada para PKL ketika ia masih berjualan di dalam area stasiun untuk dibuatkan lapak yang akan ditempatinya. Namun hingga saat ini, janji itu belum juga terealisasi. 

"Kita ini jualannya di sini, cari makan di sini. Kami masih berjuang bagaimana caranya kita bernegosiasi untuk bertahan. Ini tanah PA (Pakualaman) bukan PT KAI," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadi Penyebab Kemacetan, Puluhan Lapak PKL di Jalan Raya Balaraja Dibongkar Paksa

57 tahun lalu

Kebakaran di Gang Dalem Kaum Kota Bandung, Barang PKL Ludes

57 tahun lalu

7 Perjalanan Kereta Terlambat Imbas KA Taksaka Tabrak Truk Molen di Bantul

57 tahun lalu

Penembak Mahasiswa di Bawaslu Lampung Ditangkap saat Bersama Teman Wanita di Penginapan

57 tahun lalu

KAI Daop 2 Bandung Selidiki Penyebab Tabrakan Kereta di Cicalengka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal