Selama masa pandemi Covid-19, layanan cuci darah tetap berjalan normal sesuai jadwal. Klinik gigi hanya melayani tindakan emergency, begitu juga dengan jadwal operasi untuk tindakan emergency. Sedangkan operasi selektif diatur ulang sesuai dengan kondisi pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan tidak hanya RSUD Bantul yang mengalami penurunan pengunjung selama pandemi Covid-19. Namun hampir di beberapa rumah sakit yang menjadi rujukan juga terjadi penurunan.
“Wajar ada rasa ketakukan masyarakat untuk berobat. Mereka memilih membeli obat di apotek,” ujarnya.
Penanganan pasien Covid-19 dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Sejauh ini tidak ada tenaga medis yang terpapar, karena bekerja sesuai dengan protokol penanganan Covid-19.
“Tidak perlu takut untuk berobat ke rumah sakit jika memang butuh penanganan kesehatan,” ujar Agus.