Danone, kata dia, juga ingin membawa kesehatan melalui produk pangan ke berbagai negara. Indonesia menjadi bagian dari pusat bisnis ini untuk pemenuhan tantangan pemenuhan nutrisi yang dihadapi ibu dan anak. Hal ini telah dilakukan Danone melalui Sarihusada dalam memberikan edukasi dan produk nutrisi.
“Dengan adanya pusat riset ini kami ingin melakukan penelitian secara mendalam dan mendapatkan masukan dari konsumen. Selain itu juga untuk mempercepat proses ujicoba produk yang lebih berkualitas,” kata Direktur R&I, Beneace Steffems.
Wakil Wali Kota Yoagyakarta, Heroe Poerwadi sangat mendukung pendirian pusat riset ini dalam mendukung inovasi produk yang berkualitas. Selama ini, Sarihuada sudah banyak ikut terlibat dalam peningkatan dan kepedulian kepada masyarakat di bidang kesehatan.
“Sarihusada sudah banyak terlibat dalam program CSR dalam penanganan stunting dan masalah ibu dan anak,” ujar Heroe.
Wawali berharap Danone tidak hanya fokus dalam pengembangan produk makanan untuk bayi dan anak-anak. Namun juga kepada lansia, karena saat ini julah lansia cukup banyak. “Lansia juga butuh nutrisi agar tetap sehat,” katanya.