YF mencoba melerai, namun setelah SW bangkit, AH mendorong lagi SW dan jatuh lagi. SW kemudian lari ke luar kamar kos. Tinggal dirinya dan AH.
Oknum jaksa itu kemudian marah-marah mengambil handphonenya dan melempar ke tembok sampai pecah. Setelah itu pergi meninggalkan kamar kos dengan membawa kunci kamar kos.
“Saya berusaha meminta kunci kamar kos. AH melempar dan jatuh di belakangnya, sambil menunduk saya mengambil kunci. Saat mengambil kunci itu kepalanya dipukul. Setelah mengambil kunci saya berlari ke dalam kamar dan menguncinya sambil minta tolong. Sementara AH terlihat pergi,” kata YF, Selasa (18/8/2020).
YF mengaku mengenal AH, pada Februari 2018 di sebuah klub malam di Yogyakarta. Saat itu AH mengaku masih sendiri, sehingga dirinya mau menjalin hubungan khusus dengan AH. Namun pada pertengahan tahun 2019 mengetahui kalau AH sudah punya istri. Sehingga memutuskan mengakhiri hubungan.
Dia pun memutuskan pindah kos tanpa memberitahu AH. Tetapi AH tetap berusaha menghubungi dirinya, dengan menanyakan di mana kosnya yang baru.