Dinpar Gunungkidul Sulit Penuhi Target PAD Rp12 Miliar

Kismaya Wibowo
Desa Wisata Tepus, Gunungkidul menawarkan paket wisata minat khusus. Pengunjung bisa menikmati pantai sambil naik jip. (foto : iNews.id/Suharjono)

  

Hary berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk menggeliatkan sektor industri pariwisata. Dengan masih ada pembatasan maksimal 25 persen membuat jumlah wisatawan yang datang semain terbatas. Selain itu juga perlu adanya pencabutan pembatasan kendaraan dengan nomor kendaraan ganjil dan genap. 

"Kalau bisa 75 persen, tentu PAD juga akan semakin banyak," katanya.
 
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan,  saat ini masih menunggu instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait pembatalan PPKM Level 3. Pemekab Gunungkidul tidak akan megabaikan kesehatan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.    

"Kami masih menunggu Inmendagri, karena itu menjadi dasar juknis. Prinsip protokol kesehatan tetap harus diterapkan dengan ketat," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Perkuat PAD dan Efektivitas Belanja, Ini Catatan Partai Perindo terkait APBD Sikka

3 hari lalu

BKAD Kalteng Genjot Aset Produktif, Kendaraan Dinas Tak Terpakai hingga Properti Siap Hasilkan PAD

5 bulan lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

6 bulan lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

8 bulan lalu

Wabup Kukar Fokus Genjot PAD dan Pemerataan Air Bersih pada 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal