Gubernur, kata Gatot, pernah meminta agar pembangunan YIA tidak usah tergesa-gesa. Secara moderat bandara ini harus selesai di 2019. Jika dipasakan beroperasi di awal April, proses pembangunan juga masih harus dilakukan. “Kalau April operasional itu kan dengan standar minimal,” ucapnya.
General Manager Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan, munculnya koreksi nama bandara ini telah disampaikan atas usulan gubernur. Perubahan nama ini juga telah direkomendasikan bersama dnegan DPRD DIY dan Bupati Kulonprogo. “Tidak masalah perubahan (nama bandara) ini. Selama proyek masih pakai NYIA,” kata Pandu.
Kode YIA juga sudah dipublikasikan secara international pada awal bulan Maret lalu. Sedangkan progress pembangunan diharapkan pada pertengahan sudah selesai untuk kebutuhan minimal. Sehingga pada akhir bulan diharapkan sudah bisa dilakukan operasional.
Saat ini Kementerian Perhubungan juga sedang melakukan verifikasi dan penilaian terhadap kesiapan sarana dan prasaran. Dari penilaian ini akan diikuti dengan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti.