Digempur Rusia, Ukraina Kekurangan Amunisi Anti-Rudal

Umaya Khusniah
Kerusakan pada gedung di Ukraina setelah dihantam rudal yang ditembakkan militer Rusia. (Foto: reuters)

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk Jepang, Mikhail Galuzin, yang berbicara pada konferensi pers beberapa jam kemudian mengatakan, dia tidak dapat menyangkal atau mengkonfirmasi jika pabrik itu telah diambil oleh pasukan Rusia. 

"Saya dapat meyakinkan Anda, semua akan dilakukan untuk penanganan yang aman dan bertanggung jawab atas semua fasilitas nuklir yang dapat atau mungkin berada di area aktivitas pasukan Rusia," katanya.

Rudal menghantam ibu kota Ukraina pada Jumat ketika pasukan Rusia mendesak mendekati Kiev. Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memohon kepada masyarakat internasional untuk berbuat lebih banyak. Pasalnya, sanksi yang diumumkan Barat kepada Rusia sejauh ini tidak cukup.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap Pemilik Senpi Ilegal di Muba, Sita Pistol dan 18 Amunisi

57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tetapkan 5 Tersangka Pemasok Senjata-Amunisi untuk KKB Papua

57 tahun lalu

Satgas Damai Cartenz Tangkap 5 Simpatisan KKB di Nabire, Pemasok Logistik dan Amunisi

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal