Ketua Kampung Taman Sari, Ibnu Titianto mengatakan, sebelum dilakukan pembukaan pihaknya telah melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan di Taman Sari. Begitu masuk, wisatawan harus cuci tangan, lalu mengenakan masker, dan juga dicek suhu tubuhnya.
“Saat berada di kawasan Taman Sari pengunjung tidak diperbolehkan untuk menyentuh bangunan,” katanya.
Untuk menghindari kerumunan, pintu masuk dipusatkan di pintu utama. Pengelola sudah memberlakukan jalur satu arah dan melakukan pembatasan pengunjung.
“Lewat QR Code ini kita bisa memantau maksimal 500 orang yang masuk ke dalam,” katanya.