Dampak Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku, Stok Ternak di Bantul Turun 30 Persen

Antara
Stok ternak di kabupaten Gunungkidul turun dampak merebaknya PKM dan penutupan pasar. (Foto: MPI/erfan Erlin)

Selama ini stok daging di Pasar-pasaran tradisional di DIY banyak mengandalkan dari Pleret, Bantul. Dengan penurunan ternak yang dipotong, maka stok daging di Pasar Beringharjo dan Giwangan Yogyakarta ikut turun. 

Dia mengatakan, dalam kondisi normal, setiap hari setidaknya ada 34 sapi yang dipotong di sentra pemotongan hewan Bantul. Namun dalam beberapa hari terakhir, jagal tidak melakukan pemotongan hewan, sehingga tidak ada pasokan daging ke pedagang.

"Kalau RPH (Rumah Potong Hewan) kita buka terus, cuma jagal tidak potong, kemarin malam saya muter belum ada pemotongan, kalau untuk besok tidak tahu, tunggu perkembangan," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Bantul, Pemotor Perempuan Tewas

7 hari lalu

Gandeng UGM dan UNY, Pembudi Daya Gurami di Bantul Kini Pakai Teknologi IoT dan Akuaponik

18 hari lalu

Kronologi Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Berujung Proses Hukum, 31 Saksi Diperiksa

18 hari lalu

Polisi Gunakan KUHP Baru di Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul, Ini Pasal yang Diterapkan

27 hari lalu

Liburan Berujung Duka, Bocah asal Muna Tewas Tenggelam di Kolam Renang Bantul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal