Cerita Guru Besar UGM Kembangkan Pesawat Tanpa Awak, Daya Jelajah Capai 300 Km

erfan erlin
Prof Dr Gesang Nugroho menciptakan pesawat nirawak yang sudah dilengkapi sistem autopilot. (Foto: UGM)

YOGYAKARTA, iNews.id - Dosen Fakultas Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Gesang Nugroho menciptakan pesawat nirawak yang sudah dilengkapi sistem autopilot. Pesawat ini punya kemampuan jelajah terbang sesuai dengan titik koordinat yang dipasangkan.

Gesang dikukuhkan sebagai Guru Besar setelah 12 tahun mengembangkan pesawat tanpa awak tersebut. Dia juga meraih dua paten terkait pencetakan komposit dengan batuan tekanan balon yang diberi nama Bladder Compression Moulding (BCM).

Dia mengatakan pesawat tanpa awak yang dikembangkannya diberi nama Palapa S-1 dengan panjang 2 meter dan Palapa S-2 panjangnya 3,3 meter.

Menurutnya, selama terbang pesawat ini mampu mengambil foto dan video yang akan dikirim pada ground control station.

"Palapa S-1 mampu terbang 6 jam nonstop, palapa S-2 bisa terbang 10 jam nonstop. Untuk UAV S-1, sudah menggunakan telemetri wifi internet dengan jarak tempuh hingga 50 kilometer," ujarnya dikutip dari laman UGM, Rabu (4/9/2024).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebijakan Kita Goes to Campus di UGM, Mahasiswa Diajak Hidupkan Kembali Dialog Kritis

57 tahun lalu

Oknum Guru Besar Unpad Diduga Lecehkan Mahasiswa Asing, Ini Respons Rektor

57 tahun lalu

Gugatan CLS Ijazah Jokowi Ditolak PN Solo, 2 Alumni UGM Siapkan Banding

57 tahun lalu

Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lecehkan Mahasiswi

57 tahun lalu

Sidang Gugatan CLS Ijazah Jokowi, Dosen UGM Jadi Saksi di PN Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal