Cegah Stunting, Calon Pengantin di Jogja Wajib Ikut Bimbingan

Antara
Calon Pengantin di DIY wajib jalani bimbingan sebelum menikah untuk mencegah stunting. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) DIY melaksanakan program bimbingan calon pengantin untuk mencegah stunting. Pada tahun ini seluruh pasangan calon pengantin akan menjadi sasaran program bimbingan.  

Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag DIY Jauhar Mustofa mengatakan, program bimbingan pengantin untuk mencegah stunting menjadi program unggulan di Kemenag DIY. Nantinya semua pasangan calon pengantin wajib menjalani bimbingan kesehatan sebelum menikah. 

“Setiap tahun ada sekitar 21.000 calon pengantin. Target kami 100 persen calon pengantin harus menjalani bimbingan,” kata Jauhar, Rabu (7/6/2023). 

Program ini mendasarkan pada Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY No B-095/Kw.12.5/KP.02.2/01/2023 pada 3 Januari 2023 tentang peningkatan layanan bimbingan perkawinan calon pengantin dengan target layanan 100 persen. Hanya selama lima tahun terakhir rata-rata anggaran hanya menjangkai hingga 40 persen.  

“Nantinya akan ada yang mandiri, karena anggaran yang tersedia tidak cukup,” katanya. 

Untuk bimbingan tanpa anggaran, Kanwil Kemenag DIY tidak mendatangkan fasilitator dari eksternal. Namun cukup didukung pegawai dari kantor urusan agama (KUA) di masing-masing wilayah.

”Kami optimistis program ini efektif mencegah stunting karena calon pengantin mendapatkan panduan terkait dengan pemenuhan gizi anak dan gizi calon pengantin sebelum menikah sehingga tidak melahirkan anak stunting,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal