“Saat usia sekolah ada interaksi anak dengan orang lain yang berpotensi memunculkan penyakit. Makanya dicegah dengan pemberian imunisasi pada anak sekolah,” katanya.
Selama pemberian imunisasi juga dilakukan penjaringan kesehatan untuk mendeteksi secara dini masalah kesehatan anak. Di samping itu juga dilakukan penilaian perkembangan kesehatan anak usia sekolah. Seluruh kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kegiatan ini telah disepakati bersama dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga serta Kementerian Agama. Tidak ada penolakan dari siswa dan orang tua terhadap imunisasi ini.
Bupati Bantul Suharsono mengatakan, pelaksanaan Bias tahun ini menjadi tantangan tersendiri karena dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19. Selama pelaksanaan harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Tujuan imunisasi ini untuk untuk memberikan perlindungan kepada anak. Saya pesan protokol kesehatan harus diterapkan,” kata Suharsono.