Cegah Anak Stunting, BKKBN Gandeng Kementerian Agama untuk Edukasi Calon Pengantin

Kuntadi
Kepala BKKBN Hasto wardoyo (Foto:iNews.id/kuntadi)

Deputi Koordinasi Bidang Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pengembangan Kependudukan Kemenko PMK Agus Suprapto mengapresiasi Pemkab Kulonprogo yang sudah bekerja keras, bersinergi dan berhasil menurunkan angka stunting, dengan kampung berkualitas (KB).

Peran PAUD, Posyandu dan kegiatan berbasis masyarakat harus terus digalakan kembali dalam suasana pandemi Covid-19, Sehingga permasalahan di kesehatan masyarakat semakin baik.  

“Untuk menurunkan stunting perlu kerja sama antar mitra dalam sistem kesehatan, melibatkan semua unsur,” katanya. 

Permasalahan stunting terbesar ada di 5 Provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, NTB dan NTT. Permasalahan mereka adalah masih kurangnya asupan gizi kepada anak, rendahnya pendidikan orang tua, kurangnya tenaga kesehatan. 

Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, Pemkab Kulonprogo terus berupaya menekan angka stunting. Pada 2018 kasus stunting masih 14,31 persen dan saat ini tinggal 11,8 persen di 2021. 
  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Temui Wali Kota, Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ungkap Kondisi Sang Anak

57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal