"Sehingga semakin stabil lah bahasa mudahnya. Kita catat tadi terakhir masih 47 kali (gempa susulan)," ucapnya.
Dia mengungkapkan, gempa lain bisa saja terjadi karena potensi zona subduksi selatan laut Jawa yang saat ini terus saja aktif. Beberapa kejadian gempa tidak hanya di wilayah selatan DIY, tetapi di beberapa titik itu terus terjadi.
BMKG terus mencatat adanya gempa-gempa lain. Gempa semacam ini kemungkinan masih akan terjadi lagi karena zonanya aktif, namun kekuatannya belum bisa diprediksi.
Selain itu, BMKG juga memprediksi yang tertinggi itu misalnya megathust, kekuatannya sampai magnitudo 8,8. "Itu Kemungkinan yang tertinggi. Tapi semoga tidak terjadi. Kemungkinan ada, potensi ada. potensinya masih ada lah, masih aktif," katanya.
Dia juga menuturkan, kemungkinan terjadi patahan akibat tumbukan lempeng tadi malam karena akibat tumbukan antarlempeng tersebut menjadikan lempeng melengkung. Saat patah, energinya akan terlepas karena sebelumnya sudah terakumulasi dan tidak bisa keluar