Bertahan saat Pandemi Covid-19, Indria Ariyanto Sukses Kembangkan Batik Ecoprint 3D

Kuntadi
Indria Ariyanto menunjukkan batik ecoprint 3 dimensi yang dia produksi. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Untuk pembuatannya, dia menggunakan daun ketepeng sedangkan untuk pewarnaan menggunakan daun tunjung. Bahan itu dirasakan paling pas untuk dikombinasikan dengan kain tenun. Butuh waktu sekitar 3 pekan untuk menyelesaikan pembuatan kain tiga dimensi seperti ini.  

Lamanya proses pembuatan ini, karena harus menata daun satu persatu. Cara ini justru membuatnya lebih mudah berkreasi. Barulah setelah proses pembuatan dan pewarnaan selesai ditempel satu persatu dengan laser. 

Batik ecoprint tiga dimensi ini sudah dipamerkan dalam pembukaan Seni Kriya 2011 di Hartono Mal, Yogyakarta. Sejumlah pelaku fashion mengapresiasi kain batik ecoprint yang dibuatnya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Sukses Sutardi Desainer Jogja, Kembangkan Farah Button dari Garasi Tembus Pasar Hawai

57 tahun lalu

Sambut Liburan Sekolah, MNC Licensing Hadirkan Upin & Ipin di Royal Plaza  Surabaya  

57 tahun lalu

Polisi di NTT Wajib Pakai Tas Selempang Motif Tenun, Ini Tujuannya

57 tahun lalu

Wow Keren, Outfit Rancangan Desainer Muda Bandung Dipakai Penyanyi Dunia Billie Eillish

57 tahun lalu

Juara 1 Indonesia Young Fashion Designer Competition 2023, Desainer Muda Gorontalo Raih Beasiswa 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal