SLEMAN, iNews.id – Koordinator One Health Collaborating Center (OHCC) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Wayan T Artama mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan adanya kasus cacar monyet (monkey Pox).
Menurut Wayan, penyakit tersebut mirip dengan cacar pada manusia yang disebabkan oleh smallpox. “Cacar monyet ini, mirip dengan cacar pada manusia,” katanya di Kampus UGM, Rabu (15/5/2019).
Gejala awal penyakit ini hampir sama, yakni dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan berlanjut dengan benjolan kecil ke seluruh tubuh. Angka kematian penyakit ini juga serupa, yakni berkisar 1-10 persen.
“Kasus kematian yang terjadi juga biasanya lebih banyak pada penderita yang berumur relatif muda,” ujar Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini.
Dia menuturkan, penularan penyakit cacar monyet ke manusia ditransmisikan melalui berbagai jenis satwa liar, seperti primata dan hewan pengerat. Sementara penularan dari manusia ke manusia sangat jarang terjadi.