“Untuk estimasi anggarannya dalam APBD murni sekitar Rp 2,5 triliun. Alokasinya untuk infrastruktur yang mendukung pemulihan ekonomi,” katanya.
Pandemi Covid-19 mnejadikan angka kemiskinan di Klaten menjadi 13,49 persen. Berbagai program disiapkan untuk menurunan angka kemiskinan ini dengan target di 2023 menjadi 12,8 persen.
Ketua DPRD Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengatakan pembahasan anggaran akan dilakukan oleh badan anggaran. Nantinya setiap komisi juga akan mencermati agar anggaran yang ada bisa mendukung percepatan pemulihan ekonomi.