Bejat! Marbot di Bantul Cabuli 4 Bocah Perempuan Tetangga Sendiri

erfan erlin
Ilustrasi pencabulan anak. Seorang marbot di Bantul diduga mencabuli 4 anak di bawah umur. (Foto: Istimewa)

BANTUL,iNews.id - Sungguh miris apa yang dilakukan oleh S, kakek berumur 53 tahun asal Kecamatan Jetis Bantul ini. Kendati sudah memiliki beberapa orang cucu,  lelaki ini justru melakukan pelecehan seksual ke sejumlah bocah perempuan yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

Yang disesalkan lagi, lelaki ini sehari-hari selalu bertugas membersihkan masjid di dusunnya. Lelaki ini memang ditunjuk sebagai marbot karena taat beribadah ke masjid setiap waktu salat tiba.

Kapolsek Jetis, AKP Hatta A Amirulloh ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Setidaknya ada empat bocah perempuan yang masih tetangga pelaku  menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku. Korban semuanya berusia di bawah umur dan ada yang masih di sekolah dasar.

"Peristiwa ini dilaporkan pada akhir bulan Juli 2022 lalu. Pokoknya di atas tanggal 20 Juli, saya lupa tepatnya," tutur Hatta, Rabu (24/8/2022).

Menurut Hatta, dalam pemeriksaan pelaku mengaku hanya merangkul korban kemudian menciumi dan meraba korban. Pelaku mengaku tidak sampai terjadi pencabulan dan yang dilakukan karena perasaan sayang seperti sayang orangtua terhadap anaknya sendiri.

Kanit Reskrim Polsek Jetis, Ipda Yuwono menambahkan peristiwa pelecehan yang dilakukan pelaku terjadi tahun ini atau dari bulan Januari hingga Juli 2022. Aksi pelaku ketahuan ketika salah satu korban menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada orangtuanya.

Kala itu, salah seorang korban diminta oleh orangtuanya pergi ke warung milik pelaku untuk membeli sesuatu. Namun bocah perempuan tersebut menolak dengan alasan takut. Orangtuanya curiga kemudian menanyai anak tersebut.

"Korban cerita kalau jajan di warung milik pelaku, dia diciumi dan diraba oleh pelaku. Pelaku selain marbot juga punya warung kelontong,"ujarnya.

Kaget dengan cerita anaknya, orangtua korban kemudian mendatangi pelaku dengan mengajak tokoh masyarakat.

Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya, namun dia mengaku tidak ada tujuan melakukan pelecehan, yang dia lakukan atas dasar sayang seperti orangtua terhadap anaknya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA

57 tahun lalu

Modus Bejat Kiai Ashari Terkuak, Santriwati Dirayu Hubungan Intim demi Sembuhkan Penyakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal