Begini Kegiatan Edhy Prabowo di AS sebelum Ditangkap KPK

Rina Anggraeni
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo menyaksikan penandantangan Letter of Intent (LoI) yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Subijakto dan Direktur Eksekutif Ocean Institute, Shaun Moss. (Foto: KKP)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditangkap usai pulamg dari Amerika Serikat (AS). Dia ditangkap begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (25/11/2020) dini hari.

Dia ditangkap terkait ekspor benih lobster alias benur. "Terkait ekspor benur. Tadi pagi jam 1.23 WIB di Soetta. Ada beberapa di KKP dan keluarga yang bersangkutan," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron saat dihubungi Okezone, Rabu (25/11/2020).

Edhy baru saja menyelesaikan kunjungan kerja ke AS. Di sana, dia mengunjungi Oceanic Institute (OI) of Hawaii Pacific University di Honolulu, Hawai untuk menjajaki kerja sama budidaya udang di Indonesia. Edhy dan rombongan bertolak dari Jakarta pada Selasa (17/11/2020) malam ke Los Angeles dengan transit di Seoul, Korea Selatan. Mereka tiba di Negeri Paman Sam pada Rabu (19/11/2020). Dia berada di AS selama tujuh hari kemudian ditangkap penyidik KPK saat mendarat di Bandara Soetta.

Di AS, Edhy menyaksikan penandantangan Letter of Intent (LoI) yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Subijakto dan Direktur Eksekutif OI of Hawaii Pacific University, Shaun Moss. Dia juga didampingi oleh Konsul Jenderal RI Los Angeles, Saudi Purwanto Krisnawan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
4 hari lalu

KPK Bawa 3 Koper Dokumen Penting dari Penggeledahan Kantor Bupati Sukoharjo

8 hari lalu

Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

8 hari lalu

Gubernur Jateng Respons OTT KPK Bupati Sukoharjo Etik Suryani: Ikan Busuk dari Kepala

9 hari lalu

Terungkap! Bupati Sukoharjo Etik Suryani Sempat Diperiksa di Polresta Surakarta usai OTT KPK

9 hari lalu

Profil Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terjaring OTT KPK Diduga terkait Pemerasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal