Bayi Berat Lahir Rendah Berisiko Kena Diabetes dan Hipertensi

Kuntadi
Bayi lahir dengan berat bdan rendah rentan alami hipertensi dan diabetes. (Foto: Ilustrasi/Ist)


 
Pada penelitian ini, Nety mengukur status metilasi global bayi yang berasal dari persentase metilasi saat lahir. Selanjutnya data untuk penilaian tren pertumbuhan dipantau setiap bulan. Selain itu, nutrisi status asupan menyusui atau tidak. Adapun data diet ibu selama kehamilan dan laktasi diperoleh dengan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ).

“Jenis kelamin bayi, berat lahir, kandungan lemak, dan karbohidrat dalam ASI pada usia 1-2 bulan terkait dengan berat badan yang signifikan. Panjang lahir, energi, dan karbohidrat kandungan dalam ASI pada 1-2 bulan dan tinggi ibu secara signifikan terkait dengan panjang dalam rentang enam bulan,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria Obesitas Seberat 200 Kg di Kuningan Meninggal, Damkar Turun Tangan Bantu Pemakaman

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

60 Polisi Gendut di Trenggalek Jalani Program Penurunan Berat Badan, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

Jenazah Romo Benny Diterbangkan ke Jatim, Disemayamkan di Yayasan Gotong Royong Malang

57 tahun lalu

Alasan Bapak Kos Makan Kucing di Semarang: Enak, Daging Hewan Lain Mahal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal