Banyak Petugas Meninggal, Ma'ruf: Pemilu Serentak Perlu Dievaluasi

Kastolani Marzuki
Antara
Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin saat menghadiri tasyakuran sukses Pilpres 2019 di Ponpes Krapyak Yogyakarta. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id - Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin mengaku prihatin dengan banyaknya petugas Pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas.

Kiai Ma’ruf pun setuju dengan rencana pemberian penghargaan bagi petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal karena mengawal Pemilu serentak 2019.

“Saya kira itu sesuatu yang memang kita sangat prihatin karena banyak korban (petugas KPPS meninggal) mungkin itu karena faktor kelelahan," kata Ma'ruf usai menghadiri tasyakuran sukses Pilpres 2019 di Pondok Pesantren (Ponpes) Krapyak, Yogyakarta, Rabu (24/4/2019).

“Yang pertama saya setuju kepada mereka (petugas KPPS yang meninggal) diberi penghargaan, diberikan juga santunan atas upaya kerja mereka," kata mantan Rais Aam PBNU itu.

Ketua Umum MUI nonaktif itu menilai sistem Pemilu serentak 2019 yang bersamaan memilih lima surat suara dalam satu waktu perlu dipertimbangkan apabila diterapkan pada pesta demokrasi selanjutnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal