Awas! Kurang Tidur Ternyata Berhubungan dengan Risiko Kegemukan

Antara
Kurang tidur khususnya pada orang berusia produktif berhubungan dengan risiko timbulnya obesitas. (Foto Ilustrasi : ist)

dr Eva menyarankan masyarakat melakukan pemeriksaan lingkar perut secara rutin. Ini untuk mendeteksi obesitas sentral selain mengukur berat badan badan dan tinggi untuk menghitung IMT.

"Syukur-syukur jika sekalian cek komposisi tubuh, bisa tahu fat (lemak) berapa persen, cek lingkar perut karena dengan obesitas sentral semua peningkatan risiko penyakit kronis. termasuk memeriksa kadar gula darah dan kolesterol," katanya.

Pemeriksaan kesehatan berkala dan istirahat cukup ini sebenarnya menjadi bagian dalam perilaku hidup sehat CERDIK yang digaungkan Kementerian Kesehatan. Perilaku lain yang juga termasuk dalam CERDIK yakni mengeyahkan asap rokok, rutin berolahraga, menerapkan diet sehat dan seimbang serta mengelola stres.

"Rajin berolahraga kalau yang dari pradiabetes itu bisa mengurangi risiko untuk jadi diabetes 40 persen. Jadi harus konsisten rajin berolahraga," tuturnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wanita Obesitas di Situbondo Terperosok Septic Tank Sedalam 4 Meter, Evakuasi Dramatis!

57 tahun lalu

Pria Obesitas Seberat 200 Kg di Kuningan Meninggal, Damkar Turun Tangan Bantu Pemakaman

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

60 Polisi Gendut di Trenggalek Jalani Program Penurunan Berat Badan, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

Miris, Orangutan di Medan Zoo Sakit Obesitas, Kini Direhabilitasi ke BKSDA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal