Apa itu Tembang Sinom dalam Budaya Jawa? Begini Penjelasannya

Hanna Ratih Aninditya
Tembang sinom merupakan tembang yang menggambarkan kondisi manusia. (Foto : tangkapan layar)

Aturan Tembang Sinom atau Paugeran

Setiap tembang juga mempunyai aturannya masing-masing yang harus diikuti oleh penciptanya.

Paugeran terdiri dari guru gatra (menghitung jumlah baris), guru nomor (menghitung suku kata), serta guru lagu (vokal).

1. Guru Gatra
Tembang Sinom mempunyai sembilan suku gatra, yang artinya setiap bait dalam lagu Sinom terdiri dari sembilan baris atau bait.

2. Guru Nomor
Guru nomor lagu Sinom adalah 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12.

Artinya, baris pertama memiliki delapan baris, baris kedua memiliki delapan baris, dan baris berikutnya hingga baris kesembilan memiliki 12 baris.

3. Guru Lagu
Tembang Sinom memiliki guru lagu yaitu a, i, a, i, i, u, a, i, a

Artinya, baris pertama diakhiri dengan vokal "a", baris kedua diakhiri dengan vokal "i", begitu seterusnya hingga baris kesembilan diakhiri dengan vokal "a".

Nah itulah pengertian mengenai tembang sinom dalam budaya Jawa. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa UGM Teliti Pengaruh Weton terhadap Capaian Akademik

57 tahun lalu

Kisah Sunan Kalijaga, Berdakwah Mengenalkan Islam dengan Memadukan Budaya Jawa

57 tahun lalu

5 Manfaat Tradisi Sinoman yang Kental dengan Budaya Jawa

57 tahun lalu

Ganjar Pranowo dan Wayan Koster Teken MoU Budaya Jawa-Bali

57 tahun lalu

Melihat Masjid Kuno di Ponorogo, Dibangun Abad 18, Padukan Spiritual dan Budaya Jawa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal