Agus berharap masyarakat di Kota Yogyakarta tidak lagi terpuruk dan bisa bangkit dengan melakukan adaptasi pada pola kehidupan yang baru, terlebih saat ini masih dalam masa menuju normal baru.
“Kami ingin masyarakat memiliki kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan hal itu menjadi sebuah kebiasaan untuk dilakukan di mana saja dan kapan saja,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga memiliki kepekaan untuk bisa mengendalikan emosi meski kehidupannya atau kondisi perekonomian tidak bisa berkembang dengan baik akibat pandemi.
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan untuk menjalankan kehidupan di masa normal baru dibutuhkan kedisiplinan. Pemkot Yogyasudah menyiapkan lima tahap dalam menghadapi pandemi Covid-19, yaitu pengentasan kasus, menyusun protokol baru, simulasi dan uji coba, penerapan terbatas dalam kerangka Jogja untuk Jogja, dan dilanjutkan tahap terakhir Jogja untuk Semua.
“Sekarang ini terus dilakukan uji coba terhadap protokol baru yang sudah disusun agar kegiatan perekonomian bangkit tetapi juga tetap mengedepankan faktor kesehatan supaya tidak muncul kasus positif baru," kata Haryadi.