Anggota DPRD DIY Bersama Budayawan Ingatkan Kembali Filosofi Ngajeni

erfan erlin
Gelar Budaya Sastra Ngajeni di Lembah Desa Pulutan Gunungkidul, Minggu (29/1/2023) malam. (Foto : istimewa)

"Bahkan sekarang ada pemuda yang justru menyuruh ibunya menjadi 'pengemis online' dengan mandi lumpur melalui tiktok. Ini menyedihkan," kata dia.

Selain itu teknologi yang semakin pesat ini tak pelak mengakibatkan hilangnya ruang privasi remaja dan kesadaran interaksi secara langsung dengan orang lain. Mereka senang mengekspos kepribadiannya di media sosial, mencoba untuk menunjukkan jati dirinya, dan mudah terbawa arus trend teknologi yang berkembang kian capat.

Budayawan asal Semanu Gunungkidul,  Ki Wahyu Setiawan mengatakan Sing sapa ngajeni mring wong liya uripe bakal kajen artinya siapa yang menghormati orang lain maka bakal terhormat. Di era sekarang ini perlu menghidipkan kembali budaya ngajeni dengan saling sapa aruh atau tegur sapa  saling hormat menghormati dalam kehidupan masyarakat. "Sikap ini akan berdampak  kerukunan dan kedamaian dalam masyarakat,"ujarnya.

Gelar Budaya Sastra Ngajeni ini sendiri digagas oleh LSBO PDM Gunungkidul kerjasama dengan JSI Kamilasyada. Kegiatan selain diisi dengan ceramah dan puisi, juga dimeriahkan dengan lantunan musik dengan lirik lirik Islami membersamai para pungunjung dalam menikmati destinasi wisata keluarga yg baru viral yaitu Lembah Desa Pulutan.

Selain  lantunan lagu lagu islami juga disuguhkan geguritan  atau puisi jawa baru oleh seniman oleh Ki Wahyu Setiawandengan judul Pagebluk Tanda Tresna. Kegiatan ini juga diselingi dengan donasi dari pengunjung dan hasilnya diserahkan ke pihak pengelola Lembah Desa untuk membantu pembangunan mushola.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal