Amerika Serikat Kaji Penutupan Penjara Guantanamo

Djairan
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto : Reuter)

WASHINGTON, iNews.id -Amerika Serikat (AS) mulai mengkaji penutupan Penjara Guantanamo. Kamp tahanan itu memicu polemik karena sistem perlakuannya yang kejam.

"Pemerintahan Biden memulai kajian resmi tentang masa depan penjara militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba," kata Juru Bicara Gedung Putih dilansir Reuters, Sabtu (13/2/2021).

Wacana penutupan Penjara Guantanamo pernah muncul di era Presiden Barrack Obama. Namun, rencananya menutup penjara tersebut gagal. Kini, Biden kembali mencoba untuk menutup penjara tersebut.

Dikutip dari New York Times, Biden saat kampanye Pilpres lalu pernah menyatakan dukungan atas penutupan penjara tersebut jika terpilih menjadi presiden. Namun, dia tidak menjabarkan secara spesifik bagaimana cara dia melakukannya atau apa yang akan dia lakukan terhadap 40 tahanan perang, termasuk pelaku yang dituding menjadi dalang serangan 11 September 2001.

Biden sebenarnya cukup jarang mengangkat topik itu karena sangat sensitif. Politikus Partai Republik pernah mengkritik rencana Obama karena upaya menutup Penjara Guantanamo bisa membahayakan jika tahanan dipindah ke penjara AS atau ditransfer ke negara lain tanpa pengamanan memadai.

Penjara Guantanamo didirikan pada 2002. Presiden George W Bush yang membuka penjara itu pernah mencoba menutupnya saat berkuasa. Namun, Wakil Presiden Dick Cheney menolak.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Heboh Bule Perempuan AS Bikin Kelas Aktivitas Seksual di Bali, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Membanggakan, Siswi MAN 1 Brebes Diterima 4 Universitas Ternama di Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal